kali ini kata cinta, nyata.
senyata,
aku dan kamu dengan rasa yang sama,
PS : 14 Februari 2011
13 Maret 2011
21 November 2010
14 Oktober 2010
22 September 2010
Relationship
Recently I got thinking about relationship.
Above all the painful I had before, I think...now it's time to take a leap in a new happiness, into a relation so called in a relationship.
Relationship, between two people,
there are those that open you up to something new and exotic,
those that are old and familiar,
those that bring you back,
those that bring up lots of questions,
those that bring you somewhere unexpected,
those that bring you far from where you started,
those that enrich your soul,
those that give you strength,
those that make you smile even when you are down,
and those that you will keep it forever.
But the most exciting, challenging and significant relationship of all is the one you have with yourself.
And if you can find someone to love the you that you love, well, that's just fabulous...
Above all the painful I had before, I think...now it's time to take a leap in a new happiness, into a relation so called in a relationship.
Relationship, between two people,
there are those that open you up to something new and exotic,
those that are old and familiar,
those that bring you back,
those that bring up lots of questions,
those that bring you somewhere unexpected,
those that bring you far from where you started,
those that enrich your soul,
those that give you strength,
those that make you smile even when you are down,
and those that you will keep it forever.
But the most exciting, challenging and significant relationship of all is the one you have with yourself.
And if you can find someone to love the you that you love, well, that's just fabulous...
20 September 2010
07 September 2010
...akan lunas (besok malam).

waktu itu,
kehabisan bumbu.
bingung,
lapar tapi tidak ada bahan.
akhirnya,
kumakan yang ada.
tiba-tiba temanku bilang "sabar...pasti nanti ada makanan yang lezat dan mengenyangkan"
mendadak aku sadar "iya, kenapa harus makan yang tidak enak begini. Aku harus sabar"
lalu,
tidak hanya bumbu yang datang,
tapi juga kamu membawakan makanan untukku.
tiba-tiba temanku bilang (lagi) "laparmu terbayar kan?"
aku jawab "terbayar meski aku kelaparan hingga sakit tapi akan terbayar dengan lunas, besok malam"
PS : je suis (presque) contente. A demain, mon cherie.
31 Agustus 2010
30 Agustus 2010
cinta bukan mie instan
Saya tahu,
cinta itu tidak seperti pos kilat satu hari sampai.
cinta itu tidak seperti ujian yang salah - benar saja.
cinta itu tidak seperti mie instan yang tersedia dalam tiga menit.
yang saya tidak tahu,
cinta itu seperti kiriman kontainer mebel yang ditunggu-tunggu meski lama sekali.
cinta itu seperti cuaca di Belanda, hujan dan panas dalam seketika, membuat waspada.
cinta itu seperti makan ribs yang membuatnya lama sekali tetapi sangat nikmat.
ya,
apapun itu,
jika cuma saya yang jatuh cinta pasti jadinya sakit sekali.
ya,
selama apapun itu,
jika dia juga mencintai saya,
rasanya pasti berharga.
saya tahu,
cinta tidak pernah instan.
saya tahu,
cinta harus bersabar.
saya tahu dan kamu juga tahu,
akan apa yang diucapkan dan dijanjikan, selalu.
cinta itu tidak seperti pos kilat satu hari sampai.
cinta itu tidak seperti ujian yang salah - benar saja.
cinta itu tidak seperti mie instan yang tersedia dalam tiga menit.
yang saya tidak tahu,
cinta itu seperti kiriman kontainer mebel yang ditunggu-tunggu meski lama sekali.
cinta itu seperti cuaca di Belanda, hujan dan panas dalam seketika, membuat waspada.
cinta itu seperti makan ribs yang membuatnya lama sekali tetapi sangat nikmat.
ya,
apapun itu,
jika cuma saya yang jatuh cinta pasti jadinya sakit sekali.
ya,
selama apapun itu,
jika dia juga mencintai saya,
rasanya pasti berharga.
saya tahu,
cinta tidak pernah instan.
saya tahu,
cinta harus bersabar.
saya tahu dan kamu juga tahu,
akan apa yang diucapkan dan dijanjikan, selalu.
25 Agustus 2010
Banyu : "Ada apa dengan gumulan puisimu akhir-akhir ini?"
Canting : Salah satu sel otakku sedang ingin bergumul dengan hatiku.
Banyu : "Oh,terbaca Canting, terbaca!"
Canting : Ha! kamu bisa membaca gumulanku?
Banyu : "Bukankah salah satu sudut tertipis diotakmu selalu melukiskannya pada tiap gerak tubuhmu..hmmm, dan selalu tersirat dikerling matamu?"
Canting : Oh, Banyu! Apa aku sudah seperti buku yang mudah terbaca?
Banyu : "Siapa lagi kali ini, Canting?"
Canting : Ah, jika memang kerling mataku dapat menyuratkan, katakan seperti yang ingin kamu katakan.
Banyu : "Buat apa aku bertanya bila sudah kutahu jawabnya."
Canting : Pintar sekali kamu membual.
Banyu : "...dan kamu selalu terperangkap didalamnya"
....Benar Banyu...aku selalu terperangkap, hanya saja sel otakku terkadang jauh lebih pintar dari sungging bibirmu....ingin kujawab pertanyaanmu "siapa lagi kali ini Canting"?...Tak ada kata lagi, itu selalu kamu.
*nareswari in hoping for the journey of ubud writers & readers festival*
Canting : Salah satu sel otakku sedang ingin bergumul dengan hatiku.
Banyu : "Oh,terbaca Canting, terbaca!"
Canting : Ha! kamu bisa membaca gumulanku?
Banyu : "Bukankah salah satu sudut tertipis diotakmu selalu melukiskannya pada tiap gerak tubuhmu..hmmm, dan selalu tersirat dikerling matamu?"
Canting : Oh, Banyu! Apa aku sudah seperti buku yang mudah terbaca?
Banyu : "Siapa lagi kali ini, Canting?"
Canting : Ah, jika memang kerling mataku dapat menyuratkan, katakan seperti yang ingin kamu katakan.
Banyu : "Buat apa aku bertanya bila sudah kutahu jawabnya."
Canting : Pintar sekali kamu membual.
Banyu : "...dan kamu selalu terperangkap didalamnya"
....Benar Banyu...aku selalu terperangkap, hanya saja sel otakku terkadang jauh lebih pintar dari sungging bibirmu....ingin kujawab pertanyaanmu "siapa lagi kali ini Canting"?...Tak ada kata lagi, itu selalu kamu.
*nareswari in hoping for the journey of ubud writers & readers festival*
24 Agustus 2010
23 Agustus 2010
19 Agustus 2010
12 Agustus 2010
senja yang sederhana (1)
Tantri
Pk. 12.05 : saatnya istirahat makan siang.
Akhirnya makan siang ! Badan boleh kelihatan kurus tapi perutku bisa menampung 5 kali makan besar dan 3 kali makan kecil dalam sehari. Luar biasa tingkat kemelaran perut ini. Pelatih digym selalu saja geleng-geleng kepala “kapan mbak Tantri bisa punya perut rata,ta… kalau makan terus”.
“Saya gak ngemil mas Pram, cuma senang makan besar aja”
“sama aja mbak, ayo latihan cardio lagi !”
“Lidia, disitu aja yuk makannya ! Pengen nasi padang.”
“Tantri, sepi begitu… pasti gak enak.”
“No problemo ! Kalau aku yang makan pasti terlihat enak !”
Lidia ketawa ngakak “pasti,pasti! Percaya !”
Sesudah selesai makan dan baru aja 5 menit duduk….
Mataku melihat sosok yang….yang paling kubenci sepanjang abad !!
“Lidia ! ssttt… liat arah jam 11!...pelan-pelan…!”
Lidia menoleh pelan-pelan… dan seperti yang sudah kuduga, kesedak minuman deh…
“whatttaaa…Kevin.”
“sssttt…pelan-pelan….yah, kan…orangnya denger!”
“Tantri ! Lama gak ketemu !” sapa Kevin.
….I just loose my tounge…
“Apa kabar ?”
Karena terlalu lama terkaget-kaget, kalimat yang keluar “Kabarku lebih baik lagi kalau gak ketemu kamu sekarang”… damn! That’s so wrong… that’ll be a war…a war !!
“oh…” dengan senyum sinisnya. “good then!” lanjutnya.
“whatt!!” sanggahku.
“udah, udah… sama siapa Kev ? pacarmu ya…cantik sekali?” Lidia berusaha meredakan suasana.
“hmmm, for sure.” Tentu saja dengan meliriku dengan tatapan kemenangan.
“Kevin, mendingan kamu cepetan pesen deh, daripada aku mulai eneg liat kamu.”
“Hmm, I will move to another places…to make you pleased…see you !”
Luar biasa, hariku yang menyenangkan runyam dalam seketika oleh satu sosok yang sangat menyebalkan, Kevin!.
-----------------------------------------------------------------------------------
Kevin
It’s time to have lunch. Yes !
…..
“Nasi padang aja ya Sinta?” Aku nawarin Sinta, pacar baru, baru jadian seminggu lalu.
…..
Tantri makan disini juga ternyata. Aha !! Nice coincidence !!
“Tantri ! Lama gak ketemu” Damn, I almost loose my tounge.
Seperti biasa, aku sudah bisa menduga… percakapan 5 menit ini diwarnai dengan kebencian. Entah sampai kapan dia akan membenciku dan entah sampai kapan aku meladeni permainannya, meski aku sangat, sangat tidak menginginkan dia membenciku.
…..“Hmm, I will move to another places…to make you pleased…see you !” Tak tahan dengan kesinisannya, akhirnya kuputuskan berpindah tempat.
Tantri… kuucap namanya dalam hati…
-----------------------------------------------------------------------------------
PS : usaha pertama saya menulis cerita dalam bahasa indonesia. Refering to www.anoninspiration.wordpress.com, perhaps you guys will think that the story much more similar than that, but it's totally different than banyu and canting's... :-)
Pk. 12.05 : saatnya istirahat makan siang.
Akhirnya makan siang ! Badan boleh kelihatan kurus tapi perutku bisa menampung 5 kali makan besar dan 3 kali makan kecil dalam sehari. Luar biasa tingkat kemelaran perut ini. Pelatih digym selalu saja geleng-geleng kepala “kapan mbak Tantri bisa punya perut rata,ta… kalau makan terus”.
“Saya gak ngemil mas Pram, cuma senang makan besar aja”
“sama aja mbak, ayo latihan cardio lagi !”
“Lidia, disitu aja yuk makannya ! Pengen nasi padang.”
“Tantri, sepi begitu… pasti gak enak.”
“No problemo ! Kalau aku yang makan pasti terlihat enak !”
Lidia ketawa ngakak “pasti,pasti! Percaya !”
Sesudah selesai makan dan baru aja 5 menit duduk….
Mataku melihat sosok yang….yang paling kubenci sepanjang abad !!
“Lidia ! ssttt… liat arah jam 11!...pelan-pelan…!”
Lidia menoleh pelan-pelan… dan seperti yang sudah kuduga, kesedak minuman deh…
“whatttaaa…Kevin.”
“sssttt…pelan-pelan….yah, kan…orangnya denger!”
“Tantri ! Lama gak ketemu !” sapa Kevin.
….I just loose my tounge…
“Apa kabar ?”
Karena terlalu lama terkaget-kaget, kalimat yang keluar “Kabarku lebih baik lagi kalau gak ketemu kamu sekarang”… damn! That’s so wrong… that’ll be a war…a war !!
“oh…” dengan senyum sinisnya. “good then!” lanjutnya.
“whatt!!” sanggahku.
“udah, udah… sama siapa Kev ? pacarmu ya…cantik sekali?” Lidia berusaha meredakan suasana.
“hmmm, for sure.” Tentu saja dengan meliriku dengan tatapan kemenangan.
“Kevin, mendingan kamu cepetan pesen deh, daripada aku mulai eneg liat kamu.”
“Hmm, I will move to another places…to make you pleased…see you !”
Luar biasa, hariku yang menyenangkan runyam dalam seketika oleh satu sosok yang sangat menyebalkan, Kevin!.
-----------------------------------------------------------------------------------
Kevin
It’s time to have lunch. Yes !
…..
“Nasi padang aja ya Sinta?” Aku nawarin Sinta, pacar baru, baru jadian seminggu lalu.
…..
Tantri makan disini juga ternyata. Aha !! Nice coincidence !!
“Tantri ! Lama gak ketemu” Damn, I almost loose my tounge.
Seperti biasa, aku sudah bisa menduga… percakapan 5 menit ini diwarnai dengan kebencian. Entah sampai kapan dia akan membenciku dan entah sampai kapan aku meladeni permainannya, meski aku sangat, sangat tidak menginginkan dia membenciku.
…..“Hmm, I will move to another places…to make you pleased…see you !” Tak tahan dengan kesinisannya, akhirnya kuputuskan berpindah tempat.
Tantri… kuucap namanya dalam hati…
-----------------------------------------------------------------------------------
PS : usaha pertama saya menulis cerita dalam bahasa indonesia. Refering to www.anoninspiration.wordpress.com, perhaps you guys will think that the story much more similar than that, but it's totally different than banyu and canting's... :-)
10 Agustus 2010
06 Agustus 2010
04 Agustus 2010
29 Juli 2010
27 Juli 2010
23 Juli 2010
"hei, gadis apa pula yang ingin kau cari sekarang,
letak dan tulang yang sedikit tepat,
diikat oleh lapisan daging yang luar biasa tepat.
mata yang lembut dan bibir yang kurang pandai berbisik?"
....ketidaksempurnaan yang sedikit menyenangkan!
"ah, otakmu sudah kau taruh didengkul, sehingga semua terkesan terbalik. Hentikan saja, sangat tidak sempurna bahkan tak menawan"
....tapi tidak ada yang sempurna juga?
"bodoh atau terlalu pintar."
....sepertinya ingin bodoh.
"tapi jangan terbodohi"
....aku pandai berbisik dan letak tulangku sangat tepat dan diikat oleh lapisan daging yang menawan.
"tolong, bungkus juga hatimu dengan baja"
....sedang kurancang.
letak dan tulang yang sedikit tepat,
diikat oleh lapisan daging yang luar biasa tepat.
mata yang lembut dan bibir yang kurang pandai berbisik?"
....ketidaksempurnaan yang sedikit menyenangkan!
"ah, otakmu sudah kau taruh didengkul, sehingga semua terkesan terbalik. Hentikan saja, sangat tidak sempurna bahkan tak menawan"
....tapi tidak ada yang sempurna juga?
"bodoh atau terlalu pintar."
....sepertinya ingin bodoh.
"tapi jangan terbodohi"
....aku pandai berbisik dan letak tulangku sangat tepat dan diikat oleh lapisan daging yang menawan.
"tolong, bungkus juga hatimu dengan baja"
....sedang kurancang.
21 Juli 2010
a courtesy (again)
...the turtle was really coming.
...the book was amazing.
and,
to my favorite writer ever, thank you...
:a reply for 24th March'10 poetry in www.hujanrintik-rintik.blogspot.com:
...the book was amazing.
and,
to my favorite writer ever, thank you...
:a reply for 24th March'10 poetry in www.hujanrintik-rintik.blogspot.com:
19 Juli 2010
11 Juli 2010
i take off my shoes
tonight,
it is time to take off the shoes.
put it in the shelf and take a rest.
tonight,
it is time to take a rest.
sitting in the grass with a bare foot.
tonight,
it is time to feel,
feel the breeze,
learn to love,
and be brave.
tonight,
it is time to be brave alone.
it is time to take off the shoes.
put it in the shelf and take a rest.
tonight,
it is time to take a rest.
sitting in the grass with a bare foot.
tonight,
it is time to feel,
feel the breeze,
learn to love,
and be brave.
tonight,
it is time to be brave alone.
Langganan:
Postingan (Atom)



